Puluhan orang tua murid saat geruduk SDN 3 Besole, minta agar empat guru tidak dipindah / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Puluhan orang tua murid saat geruduk SDN 3 Besole, minta agar empat guru tidak dipindah / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

Puluhan wali murid mendatangi sekolah dasar negeri 3 Besole Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung, Rabu (29/01) siang. Para orang tua murid menolak empat guru yang kabarnya akan dipindah dari tempat belajar mengajar anaknya. "Kami minta agar sekolah tidak memindah empat guru, mereka harus dipertahankan," kata Nikolas salah satu orang tua murid.

Lanjutnya, jika memang alasannya akan dilakukan merger dua sekolah yakni SD Negeri 3 dan SD Negeri 2, maka pihak wali murid minta agar yang pindah guru dari SD Negeri 2. "Soalnya kan SD Negeri 3 ini muridnya lebih banyak, nanti SD Negeri 2 gabung tapi mengapa kok yang pindah malah guru di SD Negeri 3," paparnya.

Selain itu alasan orang tua menolak dan menghalangi pindahnya empat guru yang bernama, Lusiyah, Eka Kurniadi, Elly Puspitasari dan Erwan Eksanu Rohman karena menganggap empat guru tersebut loyal dan disukai murid. "Kami minta agar empat guru tidak dipindah, anak-anak kami sangat sayang pada mereka," jelas Niko.

Bahkan, jika ke empat guru benar-benar pindah murid yang ada di SD Negeri 3 Besole akan pindah. "Jika gurunya dipindah, anak-anak akan kami pindah sekolah," tegasnya.

Untuk memastikan dipertahankan empat guru itu, wali murid akan mengirim surat ke Dinas dan bahkan DPRD serta bupati Tulungagung. "Tadi tidak ada media yang datang, jadi ini bukti kami datang ke sekolah minta agar para guru tidak dipindah," jelasnya.

Menurut Nikolas, saat aksi wali murid diterima oleh perwakilan dari UPTD Besuki. "Tadi hanya katanya aspirasi kami mau disampaikan ke Dinas," terangnya.

Wali murid lain yang tidak mau disebutkan identitasnya mengirimkan sejumlah foto saat mendatangi sekolah untuk menolak pindahnya guru bagi anak mereka.

Kepala sekolah dasar negeri (SDN) 03 Besole Jumarli saat dikonfirmasi untuk meminta tanggapan mengenai aksi tersebut tidak merespons panggilan dan pesan melalui WhatsApp.