M Taufikul Hakim Persik Mania warga Pagu, Menang, Kabupaten Kediri ketika mengambil motornya yang tertahan di parkiran taman tirtoyoso. (Foto: Bambang Setioko/JatimTIMES)

M Taufikul Hakim Persik Mania warga Pagu, Menang, Kabupaten Kediri ketika mengambil motornya yang tertahan di parkiran taman tirtoyoso. (Foto: Bambang Setioko/JatimTIMES)



Pasca bentrok antar suporter Persik Mania vs PSIM semalam, pemilik kendaraan yang memarkirkan kendaraanya di Taman Tirtoyoso terlihat mulai diperbolehkan mengambil kendaraannya oleh Kepolisian, Selasa (03/09/2019) Sore.

Ratusan sepedah motor yang diparkirkan di Taman Tirtoyoso yang semula dalam posisi roboh akibat tendangan, lemparan batu, dan pukulan benda tumpul sudah nampak tertata rapi.

Namun sayangnya ratusan sepedah motor tersebut sebagian dalam kondisi rusak bagian body mulai dari lampu, spidometer, spion, dan jog.

Bahkan ada yang hilang Knalpot dan Karburatornya serta Spion bahkan Helm yang diduga  dijarah oleh suporter PSIM.

Kapolsek Kota Kediri AKP Suyitno ketika dihubungi KediriTIMES.com menuturkan untuk persik mania dan warga yang memarkirkan motor di taman Tirtoyoso dipersilahkan untuk mengambilnya dengan syarat membawa STNK Asli, dan foto copy KTP.

"Untuk kendaraan yang tertahan di parkiran taman tirtoyoso sudah bisa di ambil dengan syarat membawa STNK Asli dan foto copy KTP. Dan untuk ganti rugi kita masih melakukan rapat dengan Pak Wali" kata AKP Suyitno

Sementara itu terpisah, M Taufikul Hakim Persik Mania warga Pagu, Menang, Kabupaten Kediri ketika ditemui KediriTIMES.com saat mengambil kendaraannya mengaku menyesalkan atas kejadian ini.

Taufik terpaksa menyewa pick up untuk mengambil kendaraannya Honda Scoopy karena dalam keadaan yang tidak bisa di naiki.

"Saya terpaksa menyewa Pick Up untuk mengambil sepedah motor saya. Motor tidak bisa saya starter mas, sampean lihat sendiri mulai dari Spion, Spidometer, lampu depan dan Jog rusak" terang Taufik.

Kepada KediriTIMES Taufik juga mengeluh karena dompet yang dia simpan di Jog motornya raib entah siapa yang mengambil.

"Suporter goblok, motor kok dimusuh. Dompet saya berisi uang 500 dan ATM yang saya simpan di Jog motor dicolong (dicuri) Mas. Untung KTP dan STNK serta surat penting lainnya saya bawa masuk tribun didalam tas Mas" aku Taufik sambil menaikkan motornya ke bak mobil pick up.


End of content

No more pages to load